Kerangka Acuan Diskusi Kelompok Terarah
PRODUK KEHUTANAN MASYARAKAT : POTENSI & TANTANGAN
Bogor, 23 April 2013

Pengantar
Kehutanan Masyarakat telah berkembang pesat di Indonesia, minimal dari sisi kebijakan. Berbagai skema kebijakan pun muncul, mulai dari HKm (Hutan Kemasyarakatan), HD (Hutan Desa), HTR (Hutan Tanaman Rakyat), PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat), dan HR (Hutan Rakyat). Skema-skema lain pun digagas oleh para pihak untuk pemberdayaan masyarakat, menuju masyarakat sejahtera hutan lestari.
Walau demikian tujuan tersebut belumlah dapat hasilnya dilihat secara signifikan di lapangan, masih banyak masyarakat miskin ada di sekitar hutan, yang belum mengalami peningkatan taraf hidupnya. Tujuan pemberdayaan tidaklah hanya sekedar memperoleh akses legal ke hutan, tetapi menjadi penting bagaimana memanfaatkan sumberdaya hutan yang ada untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat tersebut.
FKKM atau Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat adalah sebuah forum multipihak yang digagas sebagai wadah pembelajaran tentang kebijakan dan berbagai persoalan tentang kehutanan masyarakat. Salah satu isu yang didorong oleh FKKM adalah mengoptimalkan manfaat sumberdaya hutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kewirausahaan yang dibangun dari kelompok masyarakat itu sendiri. Berbagai diskusi dan pelatihan telah coba dilakukan bersama masyarakat di beberapa lokasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Pada kesempatan ini, FKKM bermaksud mengundang para pihak untuk mendiskusikan produk-produk kehutanan masyarakat yang potensial untuk telah, sedang dan dikembangkan ke depan, agar tujuan masyarakat sejahtera hutan lestari dapat lebih cepat digapai. Dalam diskusi juga akan dibahas tentang kebijakan-kebijakan yang memayungi maupun kesenjangan kebijakan yang ada dalam pengembangan produk hasil hutan melalui kewirausahaan.

Tujuan
1. Sharing inisiasi yang dikembangkan para pihak dalam mendorong CFE – Community Forestry Enterprise
2. Diskusi produk-produk kehutanan masyarakat melalui kewirausahaan yang sudah/sedang/akan diteliti dan dikembangkan oleh para pihak, termasuk kebijakannya.
3. Menyepakati produk-produk kehutanan masyarakat melalui kewirausahaan yang potensial untuk diteliti lebih lanjut

Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal : Selasa, 23 April 2013
Waktu : 09.30 – 15.00 wib
Tempat : Sekretariat Nasional FKKM – Gedung Kusnoto Lt 1, Jl. Ir. H. Juanda No. 18 Bogor 16002

Peserta
1. Mahir Takaka – AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara)
2. Maria Christina Guerrero – NTFP-EP
3. Wishnu Caroko – Direktur Yayasan SETARA
4. Hery Purnomo – CIFOR
5. Dra. Setiasih Irawanti, MSi – Puspijak, Litbang Kementrian Kehutanan
6. Dr. Haryadi Himawan – Direktur Bina Perhutanan Sosial, BPDAS-PS Kementrian Kehutanan
7. Poerwadi Suprihanto – Direktur APHI (Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia)
8. Bambang Sukmananto – Direktur Utama Perum Perhutani
9. Arif Aliadi – Direktur LATIN/Penasehat AWKMI (Aliansi Wirausaha Kehutanan Masyarakat Indonesia)/Board Yayasan Kehutanan Masyarakat Indonesia
10. Rustanto – Direktur SCF (Sulawesi Community Foundation)/DPN FKKM
11. Rakhmat Hidayat – Direktur KKI WARSI/DPN FKKM
12. Christine Wulandari – Ketua Pasca Sarjana Ilmu Kehutanan, UNILA/Koord DPN FKKM