Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSKL KLHK) telah bekerjasama secara intensif dengan CSO untuk melakukan upaya percepatan PS, diantaranya adalah proses padu serasi data geospasial untuk menyusun Peta Indikatif Areal Perhutanan Sosial (PIAPS). Topik ini telah menjadi pembahasan penting dalam Lokakarya Nasional ‘Rencana Strategi Mewujudkan 12,7 Juta Ha Perhutanan Sosial’ di Hotel Horison, Bogor, 28‐29 September 2015 yang diselenggarakan oleh PSKL KLHK bekerjasama dengan Konsorsium Pendukung Sistem Hutan Kerakyatan (KpSHK), kemudian dibahas lebih lanjut dalam rapat PIAPS di Ditjen PSKL bersama CSO pada tanggal 2 Oktober 2015.

Di luar penyusunan PIAPS, ada beberapa isu lain yang tidak kalah penting untuk diidentifikasi permasalahannya baik yang menyangkut penguatan kelembagaan, penyelesaian konflik dan pengembangan sustainable livelihoods calon penerima manfaat program PS. Untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan strategi ketiga isu tersebut serta mengidentifikasi peran CSO, Ditjen PSKL KLHK bekerjasama dengan Tropenbos International (TBI)-Indonesia Programme akan menyelenggarakan Lokakarya ‘Strategi Program Perhutanan Sosial dan Implikasinya Terhadap Peran CSO’ yang akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal : Kamis – Jumat, 22 – 23 Oktober 2015

Waktu : 8.30 WIB s.d selesai

Tempat : Hotel Sahira, Jl. Ahmad Yani 17 – 23, Bogor, 16161

Saatnya kita bersatu, bahu membahu untuk membangun dunia kehutann melalui program perhutanan sosial, untuk menuju indonesia yang lebih baik dalam pengelolaan sumberdaya alam, terutama hutannya