Banyak pihak (stakeholder) mempunyai kepedulian dan sudah berinteraksi secara langsung atau tidak langsung terhadap kawasan konservasi.   Mereka bisa terdiri atas para praktisi, akademisi, policy maker dan masyarakat sipil.  Para stakeholder ini memiliki banyak pengalaman dan juga memiliki pendapat tersendiri dalam memandang kawasan konservasi.  Pengalaman dan pendapat stakeholder ini sangat berharga untuk dihimpun dalam rangka mencapai tujuan pengelolaan kawasan konservasi yang ideal.

Sampai saat ini, tujuan pengelolaan kawasan konservasi bisa dikatakan masih belum sepenuhnya tercapai.  Ancaman terhadap eksistensi kawasan konservasi tetap ada dan bahkan cenderung meningkat.  Salah satu penyebabnya adalah belum harmonisnya hubungan antara masyarakat yang ada di dalam atau di luar kawasan dengan pengelola kawasan konservasi. Apabila eksistensi kawasan konservasi ingin dipertahankan, maka hal ini harus dicarikan solusinya.