Media sosial telah menjadi media yang sangat populer karena menggabungkan teknologi dengan perubahan sosial, salah satunya untuk mempromosikan upaya upaya konservasi dan advokasi kebijakan terkait lingkungan dan sumberdaya alam.
Meskipun demikian, keberhasilan kampanye-kampanye melalui media sosial sangat bergantung dengan bagaimana media sosial tersebut digunakan dan kompetensi penggunanya.

Perbedaan keterampilan dalam memahami teknologi dan cara menggunakan media sosial dapat menyebabkan adanya kesenjangan literasi digital antara para pengguna, yang pada akhirnya berdampak pada efektifitas kampanye media sosial yang dijalankan.

Program BIJAK USAID bekerjasama dengan Change.org Indonesia akan memfasilitasi sebuah lokakarya dengan maksud untuk memahami dan meningkatkan kapasitas organisasi – organisasi masyarakat sipil dan komunitaskomunitas
dalam menggunakan media sosial. Lokakarya ini bertujuan untuk berbagi informasi, membuka ruang untuk terciptanya kanal baru komunikasi dan penyampaian pendapat publik serta bertukar gagasan terkait kampanye lingkungan dan
konservasi di Indonesia.

Untuk itulah sebuah lokakarya bertema “Civil Society’s Social Media Capacity on Conservation Issues” diadakan pada:

Hari/ tanggal : 29 dan 30 November 2016
Waktu : 09.00 sd 17.00 WIB
Tempat : Hotel Grand Cemara, Jl. Cemara No.1, RT.3/RW.3, Gondangdia,
Menteng, Kota Jakarta Pusat, Jakarta 10350, Telepon: (021) 3908215

Dengan tujuan:

1. Berbagi “Best Practices dan Pembelajaran dari aktifitas organisasi sosial, kampanye,
dalam menggunakan media sosial untuk mendorong isu keanekaragaman hayati, kehutanan, dan perdagangan satwa liar.

2. Membangun jaringan dalam penggunaan sosial media bagi sesama organisasi melalui kampanye yang dilakukan

3. Belajar dari perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi dan media sosial dalam menggunakan tools yang efektif sebagai alat membangun awareness dan advokasi

4. Membantu memulai rencana kerja untuk meningkatkan kapasitas penggunaan sosial media.