Kertas Posisi Kelompok Kerja Konservasi
Terhadap Draf Rancangan Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya 5 Desember 2017

 

Indonesia tengah menghadapi darurat konservasi. Pada awal tahun 2018, tercatat setidaknya ada dua kasus penembakan orangutan dengan total 147 peluru. Perubahan UU No. 5/1990 yang digaungkan akan menjadi jawaban dari permasalahan konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya hingga kini tidak jelas kabarnya. Sampai mana prosesnya, tantangan dan permasalahan apa saja yang dihadapi dalam merumuskan rancangan UU ini.

Kelompok Kerja Kebijakan Konservasi (Pokja Konservasi) mencatat beberapa poin kelemahan pada draf RUU KSDAHE yang disiapkan oleh DPR, diantaranya:

  1. Ketentuan perizinan yang tumpang tindih dan bernuansa bisnis
  2. Masih belum jelas mendudukkan hak dan peran masyarakat hukum adat dan masyarakat lokal
  3. Pengebirian sendi2 ketentuan penegakan hukum konservasi
  4. Celah dalam pengaturan akses dan pembagian manfaat atas sumber daya genetik
  5. Belum Ada pengaturan penyelesaian konflik dan kelembagaan sumber daya genetic

 

Apa yang bisa kita perbuat?

Klik untuk Download dan Sebarkan Kertas Posisi DISINI

 

Bantu wujudkan harapan yang baik untuk konservasi di kemudian hari. Viralkan pesan ini, dan kawal proses nya sehingga tidak ada PR Konservasi SDA bagi DPR RI di kemudian hari. UU 5/1990 harus segera dituntaskan tahun ini.

Bukan hanya anak sekolahan yang harus menyelesaikan PRnya tepat waktu, namun DPR juga. Mau nunggu sampai tidak punya apa2 lagi?

#tuntaskanrevisiuu5 #DaruratKeragamanHayati #DaruratKonservasi #DilanGakMauMilea #DilanButuhRevisiUU5 #DilanPejuangKonservasi #DPR_TuntaskanPR_UU5 #WorldWildlifeDay2018