Jakarta, Warta FKKM. Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. Manggala Wana Bakti Jakarta
28 Desember 2018

 

Capaian akses kelola Hutan Sosial per 27 Desember 2018 sudah mencapai 2.504.197,92ha, dengan total Surat Keputusan (SK) sebanyak 5.391 SK yang diberikan kepada 586.793 Kepala Keluarga. “Pemberian akses ini harus memberikan manfaat ekologis dan kesejahteraan” kata Bambang Supriyanto Dirjen PSKL. Oleh karena itu kelompok masyarakat perlu ada pendampingan didalam merencanankan akses lahan melalui agro-forestry, silvo-fishery dan silvo-husbandery.

Pendampingan dalam perencanaan penyusunan RKU (Rencanan Kerja Usaha) atau bisnis plan yang dapat dipergunakan untuk memperloleh akses permodalan dari bantuan hibah, CSR maupun dana pinjaman KUR atau BLU. Produktifitas yang tinggi dalam cluster pengembangan komoditas hutan, pangan, perikanan dan perternakan dalam bentuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dapat dihubungkan dengan akses pasar (Offtaker), sehingga rakyatnya dalam mengusahakan komoditas dengan prospek pasar yang jelas.

Pendamping dapat dari penyuluh/penyuluh swadaya masyarakat atau dari LSM yang kompeten. Untuk keberlanjutan program pendampingan perlu menyemai/mengenali local champion/tokoh Hutan Sosial di daerah yang menjadi penggerak program Hutan Sosial. Bimbingan untuk kemandirian usaha oleh kementerian terkait (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi dan UKM), Pemerintah Daerah, Himpunan Bank Negara (HIMBARA) dan BLU serta KLHK sebagai penanggung jawab teknis kegiatan.


Sembilan Tokoh Hutan Sosial 2018 pilihan Koran Tempo ini terdiri dari perwakilan skema Hutan Sosial, yaitu: Hutan Kemasyarakatan (Hkm), Hutan Desa (HD), Hutan Adat (HA) dan Kemitraan Kehutanan (KK) yang berasal dari 8 (delapan) provinsi dan 9 (sembilan) kabupaten, yang terdiri dari:

  1. KTH Mandiri Kalibiru, Hutan Kemasyarakatan, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta;
  2. Gapoktan Rimba Lestari, Hutan Kemasyarakatan, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat;
  3. KTH Mitra Wana Lestari Sejahtera, Hutan Kemasyarakatan, Kabupaten Lampung Barat, Lampung;
  4. Kelompok Tani dan Nelayan Mangrove, Hutan Kemasyarakatan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara;
  5. LPHD Bentang Pesisir Padang Tikar – Batu Ampar, Hutan Desa, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat;
  6. LPHN Jorong Simancuang, Hutan Desa, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat;
  7. LMDH Wono Lestari, Kemitraan Kehutanan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur;
  8. Hutan Adat Tembawang Tampun Juah, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat;
  9. Hutan Adat Marena, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Sebagai bentuk penyebarluasan informasi Hutan Sosial kepada generasi muda Indonesia khususnya penggiat Hutan Sosial dan kelompok milenial, diadakan kegiatan “Refleksi Hutan Sosial 2018“ di Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. Manggala Wana Bakti Senayan Jakarta pada hari Jumat tanggal 28 Desember 2018. Kegiatan akan diisi Dialog dengan Budi Setyarso (Tempo), Bambang Supriyanto (Direktur Jenderal PSKL KLHK) dan 9 (sembilan) Tokoh Hutan Sosial Tempo 2018.

Salah satu target penting penyebarluasan informasi dan publikasi program Hutan Sosial adalah “Generasi Muda Indonesia”, yang merupakan agen perubahan paling efektif untuk memberikan pemahaman dan penyadartahuan kepada kelompok masyarakat lainnya. Limpahan generasi muda yang produktif merupakan kekayaan bagi Indonesia dan peluang untuk memenangkan persaingan dalam memajukan potensi sumber daya Indonesia.
Dalam konteks Hutan Sosial, generasi muda dapat berkontribusi melalui kreativitas dan inovasi dengan mendayagunakan media informasi sebagai gerbang untuk mempromosikan hasil-hasil hutan sosial, salah satunya melalui “Hutan Sosial lifestyle” dengan mempromosikan dan mengkonsumsi produk-produk hasil Hutan Sosial, seperti kopi, sorgum, madu, sutera, atau berwisata ke lokasi-lokasi hutan sosial, yang kemudian diviralkan melalui media, seperti: instagram, facebook, twitter, radio komunitas, blog, dan sebagainya.

Contact Person:
Jo Kumala Sari : 08161360998
Habibi : ‮08118255530‬‬‬