Author: elnino

“Konsorsium Wanakita” untuk Majukan Perhutanan Sosial

Konsorsium WANAKITA terdiri atas 8 lembaga, yaitu: 1. LATIN (Lembaga Alam Tropika Indonesia) Alamat: Jl. Sutera No. 1 Situgede Bogor Jawa Barat Kontak: Arif Aliadi (Direktur Program LATIN) Hp: 0812-1102660 Email: arif.aliadi@latin.or.id Lembaga Alam Tropika Indonesia (LATIN) merupakan lembaga swadaya masyarakat yang didirikan dengan Akte Notaris No. 8 tahun 1989 dan telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Bogor tanggal 17 Oktober 1991 kemudian diperbarui dan disesuaikan dengan Undang-undang No. 16 tahun 2001 tentang Yayasan, maka Akte diperbarui menjadi Akte Notaeis Sri Haryati Zahruddin, SH No. 10 tahun 2015. LATIN berpengalaman dalam mengembangkan inisiatif pengelolaan hutan berbasis masyarakat sejak tahun 1990. LATIN memfasilitsi masyarakat di sekitar hutan untuk memperoleh berbagai manfaat hutan (kayu, hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan jasa lingkungan) yang optimal, manfaat itu diperoleh antara lain melalui akses ke sumberdaya hutan dalam konteks pengelolaan, serta pengembangan manajemen kolaborasi dalam pengelolaan hutan. Dalam Program PHBM ini, LATIN bertanggung jawab terhadap berjalannya seluruh kegiatan Program, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi. LATIN akan mengkoordinir tenaga ahli yang akan melakukan supervisi maupun memfasilitasi pelatihan atau training. LATIN juga bertanggung jawab untuk membangun komunikasi dan kerjasama dengan stakeholder di kabupaten maupun propinsi, dalam rangka membangun sinergi program. 2. CFES (Community Forestry Ecosystem Services/Jasa Ekosistem Kehutanan Masyarakat) Alamat: Gedung UNAS Lt. 4 Jl. Sawo Manila No. 61 Pejaten Pasar Minggu Jakarta Selatan, Indonesia, 12520 Kontak: Joseph Adiguna Hutabarat (Sekretaris Badan Pelaksana) Hp....

Read More

Dukung Implementasi Perhutanan Sosial di Kabupaten Solok Selatan, Pesisir Selatan dan Kerinci

LATIN (Lembaga Alam Tropika Indonesia) bersama dengan 7 NGO yaitu ICS, WALESTRA, FKKM, PKBI, LEI, YBUL dan CFES bersepakat membentuk Konsorsium WANAKITA untuk mendukung implementasi perhutanan sosial di Kabupaten Solok Selatan, Pesisir Selatan (Provinsi Sumatera Barat) dan Kabupaten Kerinci (Provinsi Jambi).  Upaya ini telah mendapat dukungan dari Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) mulai dari Agustus 2016 – Desember 2017. Kabupaten Solok Selatan dan Kerinci terletak di bagian hulu DAS Batanghari.  Kondisi DAS Batanghari sebagian berada dalam kondisi kritis.    Laju degradasi hutan mencapai 126.987 ha per tahun selama tahun 2002 -2006. Pada tahun 2014, lahan kritis di DAS Batanghari mencapai...

Read More