Author: elnino

Refleksi Hutan Sosial 2018

Jakarta, Warta FKKM. Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc. Manggala Wana Bakti Jakarta 28 Desember 2018   Capaian akses kelola Hutan Sosial per 27 Desember 2018 sudah mencapai 2.504.197,92ha, dengan total Surat Keputusan (SK) sebanyak 5.391 SK yang diberikan kepada 586.793 Kepala Keluarga. “Pemberian akses ini harus memberikan manfaat ekologis dan kesejahteraan” kata Bambang Supriyanto Dirjen PSKL. Oleh karena itu kelompok masyarakat perlu ada pendampingan didalam merencanankan akses lahan melalui agro-forestry, silvo-fishery dan silvo-husbandery. Pendampingan dalam perencanaan penyusunan RKU (Rencanan Kerja Usaha) atau bisnis plan yang dapat dipergunakan untuk memperloleh akses permodalan dari bantuan hibah, CSR maupun dana pinjaman KUR atau...

Read More

Nasib Gantung Konservasi Keanekaragaman Hayati: Sebuah Catatan Akhir Tahun Pokja Konservasi

Sebuah Catatan Akhir Tahun Kelompok Kerja Kebijakan Konservasi (POKJA KONSERVASI)   Tak terasa masa periode pemerintahan saat ini akan segera berakhir dan tahun 2019 akan mulai menjadi tahun politik. Di tahun tersebut, para pasangan calon presiden dan wakil presiden akan saling bertarung komitmen dan janji. Visi dan misi yang secara langsung maupun tidak langsung mendukung konservasi keanekaragaman hayati tentunya menjadi salah satu komitmen yang dinanti, khususnya bagi para penggiat konservasi. Bagaimana tidak, konservasi keanekaragaman hayati tidak hanya sangat penting untuk kepentingan generasi saat ini, melainkan juga untuk generasi yang akan datang. Dan nasib konservasi keanekaragaman hayati tersebut tergantung pada...

Read More

Policy Paper: PERCEPATAN IMPLEMENTASI PROGRAM PERHUTANAN SOSIAL

Perhutanan sosial (PS), secara formal didefinisikan sebagai sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat; yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama untuk meningkatkan kesejahteraannya, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya dalam bentuk Hutan Desa (HD), Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan. Sementara itu kalangan masyarakat sipil juga menggulirkan beberapa istilah, seperti Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM), Kehutanan Masyarakat, Sistem Hutan Kerakyatan (SHK), dan lain-lain, yang substansinya hampir sama, yaitu sebuah sistem pengelolaan hutan yang menjadikan masyarakat sebagai subyek (pengelola/pemanfaat)...

Read More

Position Paper FKKM: Peluang Pengelolaan Kawasan Konservasi oleh Masyarakat dan Perlindungan Jenis Hidupan Liar di tengah Dinamika Perubahan Regulasi

Pengelolaan hutan lestari dan mensejahterakan rakyat menjadi tujuan dari pemerintah saat ini dalam upaya pengelolaan kawasan hutan di Indonesia. Hingga saat ini luasan kawasan hutan sekitar 120 juta hektar1. Dengan tingkat deforestasi, berdasarkan hasil analisa data penutupan lahan tahun 2017 (periode Juli 2016-Juni 2017), deforestasi (netto) nasional adalah 479.000 hektar, dengan rincian di dalam kawasan hutan seluas 308.000 hektar, dan di Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 171.000 hektar. Dari luasan kawasan hutan yang ada saat ini, sebagian berstatus hutan konservasi dengan luas 27.429.555,993 Yang terbagi kedalam 556 unit kawasan konservasi (KSA dan KPA), dimana seluas 5,32 juta hektar merupakan...

Read More

Dorong Ekowisata berbasis Kearifan Lokal, Hutan Desa Wanagiri hadirkan Showcase Banyumala

Oleh: Andri Santosa 24 Agustus 2018 menjadi lembaran baru bagi industri pariwisata Bali.  Gubernur Bali Made Mangku Pastika meresmikan Showcase Ekowisata Hutan Desa di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.  Air terjun Banyumala yang oleh Made Mangku Pastika disebut ‘miracle waterfall’ menjadi icon ekowisata Hutan Desa Wanagiri.  Gubernur Bali itu juga mengingatkan pengelola untuk mempertahankan kearifan lokal dan mengembangkan kreatifitas dalam mengelola tempat ekowisata itu. Hutan Desa Wanagiri juga menjadi ruang pamer (showcase) bahwa ada hutan desa di Bali yang juga mempunyai potensi wisata tersendiri, selain wisata-wisata lain di Pulau Dewata.  Hutan Desa sendiri adalah salah satu skema Perhutanan...

Read More