Tentang FKKM
Foto oleh alvian hasby di Unsplash
Sejarah FKKM
Berawal dari Kampus,
Bergerak untuk Bangsa
Sebuah perjalanan panjang merajut asa dan aksi nyata untuk membumikan konsep kehutanan sosial di Indonesia, berlandaskan kajian akademis dan realitas lapangan.
Deklarasi UGM
FKKM secara resmi dideklarasikan di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Momen bersejarah ini menandai bersatunya berbagai elemen (akademisi, aktivis, praktisi, swasta, dan birokrat progresif) yang memiliki keresahan dan visi yang sama terhadap paradigma pengelolaan hutan di Indonesia yang selama ini sentralistik.
Pendirian YKMI
Untuk memperkuat pondasi dan legalitas, anggota sepakat mendirikan badan hukum Yayasan Kehutanan Masyarakat Indonesia (YKMI) sebagai dasar FKKM bekerjasama dengan pihak lain. Legalitas ini disahkan oleh Kemenkumham (No. AHU-4243.AH.01.04 Tahun 2012) untuk mendukung visi misi FKKM secara profesional.
ARAH DAN HALUAN FKKM
Visi FKKM/YKMI
“Terwujudnya pengelolaan hutan dan sumber daya alam berbasis masyarakat yang berlandaskan pada prinsip keadilan, transparansi, tanggung jawab, dan keberlanjutan.”
Misi Kami
01
Memperkuat Komunitas Epistemik Kehutanan Masyarakat dengan Menjadikan FKKM sebagai Center of Excellent.
02
Meningkatkan akses masyarakat adat dan lokal dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat, berkeadilan, dan berkelanjutan.
03
Memperkuat Tata Kelola KM termasuk forum multipihak yang baik (Good Forest Governance) melalui Kolaborasi Para Pihak untuk Aksi Keadilan dan Keberlanjutan Kehutanan Masyarakat Indonesia.
Goal
“Akses kelola hutan masyarakat 20 Juta Ha, Pelembagaan dan Usaha Kehutanan Masyarakat yang Kuat dan Berkelanjutan (2 Juta Hektar) Tahun 2040. “
Fokus Strategi
Strategi 1
FKKM menjadi rujukan pengembangan dan pengelolaan kehutanan masyarakat di Indonesia (Center of Excellent)
- Produksi dan Panen Pengetahuan (Podcast, Webinar, Produk pengetahuan, etc)
- Think-thank untuk Penguatan Kebijakan KM (Policy Brief)
- Pengembangan Sains KM (Riset Lapangan, Riset Teknologi, etc)
Strategi 2
Meningkatnya akses Kelola Hutan berbasis Masyarakat dengan pengarusutamaan GEDSI dan pelibatan para pihak
- Melakukan kajian dan promosi KM di Indonesia
- Memperkuat kebijakan akses kelola masyarakat melalui mekanisme perhutanan sosial dan mekanisme lainnya
- Menfasilitasi akses perhutanan sosial dengan dukungan para pihak
- Memperkuat dan meningkatkan kualitas perhutanan sosial, dalam hal tata kelola kelembagaan, tata kelola kawasan, dan tata kelola ekonomi (KUPS dan jenis usaha kehutanan lainnya) sehingga pengelolaan KM mandiri dan berkelanjutan.
- Mempromosikan praktek terbaik KM dan pengarusutamaan GEDSI.
Strategi 3
Meningkatnya kualitas tata Kelola KM dan Kelembagaan FKKM secara mandiri dan profesional dengan dukungan para pihak
- Mengembangkan Hub produk komoditas KM (Cluster komoditas KM)
- Festival Kebudayaan KM
- Mengembangkan model kolaborasi para pihak di tingkat tapak (Riset kolaborasi bersama APP dan RAPP)
- Organisasi FKKM yang mandiri dan berdaya (Tata kelola kuat dan SDM cakap)
- Pertemuan Reguler FKKM
- Kemandirian Finansial FKKM
Layanan Teknis & Fasilitasi Ahli FKKM
Didukung oleh pakar hukum lingkungan, ekonom sumber daya alam, dan fasilitator tapak berpengalaman.
01. RISET
Studi & Kajian Terapan
Baseline study lanskap, riset sosial ekonomi pedesaan, pemetaan tenurial partisipatif, serta analisis rantai nilai pasok komoditas HHBK.
02. ADVOKASI
Formulasi Kebijakan
Penyusunan naskah akademik, rancangan Peraturan Daerah (Perda Pengakuan Hutan Adat), dan legal drafting regulasi kehutanan daerah.
03. DIKLAT
Penguatan Kapasitas
Pelatihan fasilitator perhutanan sosial desa, tata kelola manajerial KUPS, kepemimpinan perempuan (GEDSI), dan literasi sertifikasi.
04. MEDIASI
Resolusi Sengketa
Fasilitasi mediasi sengketa tenurial antara korporasi, balai taman nasional, dan komunitas adat dengan pendekatan dialog konstruktif.
05. AUDIT
Monitoring & Evaluasi
Monitoring program kehutanan, evaluasi dampak sosial lingkungan proyek iklim, dan penilaian maturitas KUPS.
Struktur organisasi FKKM
Struktur Tata kelola FKKM & YKMI
Dijalankan dengan prinsip kolegial berlandaskan Anggaran Dasar Yayasan dan mandat Kongres Nasional FKKM periode 2023–2026/2028.

TOKOH DIBALIK FKKM
Dewan Pengurus Nasional (DPN FKKM 2023 & 2026)
DPN FKKM dipilih berbasis anggota kamar

KETUA DEWAN PENGURUSAN NASIONAL
Ir. Muayat Ali Muhshi
Hasantoha Adnan, S.Sos, M.Si
Lembaga Swadaya Masyarakat
Eliya Kharisma
Masyarakat
Hasri
Masyarakat
Novriyanti, S.Hut, M.Si
Universitas Jambi / Riset Kehutanan
Emban Ibnurusyd Mas ud, S.Hut, MP
Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin
Arifadi, ST, M.Si
Spesialis Spasial & Kebijakan Informasi Geospasial
Sera Noviani, SP, M.Si
Sosial Ekonomi Kehutanan
Agung Wiyono, SP, MA
Advokasi Kebijakan Perhutanan Sosial
Hasnawir, PhD
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
TOKOH DIBALIK FKKM
Sekretariat Nasional FKKM Periode 2023-2026
SEKNAS FKKM dipilih oleh DPN FKKM

Koordinator Seknas
Dr. (Cand.) Mangarah Silalahi, S.Sos., M.Sc., MT
DEPUTI PROGRAM
Jomi Suhendri, SH, MH.
DEPUTI OPERASIONAL
Sahdi Sutisna, S.Pd.I.
Media Outreach & Promotation Manager
Dr. Ir. Sari Rahayu, M.Sc.
Manager Keuangan & Administrasi
Titik Wahyuningsih, S.H.
Sapta Pakpahan, S.E.
Forest Sertification Specialist
Rostanto Suprapto.
Ecopreneur Specialist
Andi Rohman, S.Hut, M.M.
Community Development Specialist
Drs. Abdul Halim.
Forest and Biodiversity
1. Sibgah Amanullah, S.Hut.
2. Riska Agustina Afilla, S.Hut.
Silvikultur dan Hasil Hutan
Samdhana Achmal Saidi, S.Tr.E.
Communication Officer
Onma Nafamora, S.Tr.I.Kom.
Staf Operasional
Redi
TOKOH DIBALIK FKKM
Struktur Kepengurusan YKMI Periode 2023-2028
Dewan Pembina YKMI

KETUA
Dr. Ir. Hj. Dian Novarina, M.Sc
Anggota :
- Ir. Muayat Ali Muhshi
- Hasri
- Dr. Soni Trison, S. Hut., M.Si., IPU
- Agung Wiyono, S.P. M.A
- Novriyanti, S. Hut., M.Si
- Fathi Hanif, SH., MH
Dewan Pengawas YKMI

KETUA
Prof. Dr. Ir. Christine Wulandari, M.P.,IPU
Anggota :
- Ir. Banjar Yulianto Laban., M.M.
- Sera Novianty, SP., M.P.
- Dr. Teguh Yuwono
- Ir. Berdy Stevens Wohangara
- Arifadi Budiarjo, S.T., M.Si
Dewan Pengurus YKMI

KETUA BADAN PENGURUS
Mangarah Silalahi, S.Sos., M.Sc., M.T
Wakil Ketua 1
Ir. Ida Bagus Wiradnyana Putra
Wakil Ketua 2
Dr. Ir. Moeira Moeliono, M.Sc
Sekretaris
Gladi Hardiyanto, S. Hut., M.Si
Sekretaris
Andri Santosa, SP
Organogram FKKM-YKMI
WARISAN ADVOKASI & DAMPAK
9 Tonggak Sejarah Transformasi Kehutanan
Capaian konkrit yang mengubah peta regulasi, kurikulum pendidikan, dan kedaulatan hak masyarakat adat Indonesia.
2024
Peta Jalan Strategis 20 Juta Ha 2040
Menyelenggarakan konsensus multipihak untuk menjaga kontinuitas perhutanan sosial dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional.
2023
FSC Social Remedy Framework
Menyusun standar nasional pemulihan hak masyarakat yang diadopsi dalam standar sertifikasi kehutanan internasional FSC.
2019
Standar Sertifikasi SVLK Komunitas
Memfasilitasi puluhan kelompok tani kayu rakyat meraih legalitas sertifikasi kayu SVLK berbiaya terjangkau.
2016–2018
Skema Kemitraan Konservasi
Mendorong terobosan penyelesaian sengketa di taman nasional melalui penerbitan instrumen resmi kemitraan konservasi.
2012
Advokasi Putusan MK No. 35/PUU-X/2012
Mengambil peran penting dalam pengawalan hak masyarakat hukum adat yang menetapkan bahwa hutan adat bukan hutan negara.
2007
Lahirnya Regulasi HKm (Permenhut P.37)
Mengawal perumusan payung hukum Hutan Kemasyarakatan (HKm) dan PP No. 6/2007 tentang tata hutan dan rencana pengelolaan hutan.
2006
Inisiasi Dewan Kehutanan Nasional (DKN)
Turut menginisiasi dan mendirikan Dewan Kehutanan Nasional (DKN) sebagai representasi setara 4 kamar kehutanan Indonesia.
2002
Kurikulum Pendidikan Nasional
Memasukkan mata kuliah Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) ke dalam kurikulum perguruan tinggi kehutanan se Indonesia.
1997–2000
Pionir Ruang Dialog Multipihak
Mendobrak tabu komunikasi antara birokrasi kehutanan dan masyarakat lokal melalui forum dialog terbuka pasca era Orde Baru.

