Pada 21 Agustus 2025, Ditjen Perhutanan Sosial Kemenhut RI dan FKKM, dengan dukungan The Asia Foundation, telah menyelenggarakan talkshow “Kepemimpinan Perempuan Perhutanan Sosial Mengawal Masa Depan Hutan Lestari”. Laporan prosiding dari acara ini menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar penerima manfaat, melainkan penggerak utama yang krusial dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Prosiding ini merangkum perjalanan inspiratif dan tantangan dari lima pemimpin perempuan di tingkat tapak yang berasal dari Bogor, Enrekang, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, dan Aceh. Walaupun kerap menghadapi tantangan berupa stigma gender di masyarakat dan beban ganda, mereka terbukti mampu memimpin pelestarian hutan berbasis kearifan lokal, memproduksi hasil hutan bernilai ekonomi seperti kopi dan VCO, hingga secara aktif berpatroli menjaga kawasan dari kerusakan. Selain memuat praktik baik, laporan ini juga merumuskan rekomendasi penting terkait penguatan kelembagaan, pengelolaan kawasan, pengelolaan usaha (prinsip 3K), serta perlunya dukungan multipihak yang berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam Perhutanan Sosial.
Dokumen prosiding selengkapnya yang memuat seluruh kisah inspiratif, diskusi, dan rekomendasi kegiatan ini dapat Anda lihat pada tautan di bawah ini. Silakan akses dan pelajari lebih lanjut!:
LAPORAN PROSIDING TALKSHOW 21 AGUSTUS 2025





0 Komentar